Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Yang Paling berat bagi Rasulullah....

Suatu ketika, Rasulullah ﷺ pernah ditanya oleh ibunda Aisyah radhiallahu anhu. Ibunda Aisyah bertanya pada Rasulullah ﷺ 

"ya Rasul apa yang menurutmu lebih berat daripada peristiwa Uhud"

Hadits ini merupakan hadits shahih diriwayatkan oleh imam Bukhari dan Muslim. 

Mari kita simak pertanyaan dari ibunda Aisyah RA.

ibunda Aisyah radhiyallahu Anhu bertanya kepada Rasulullah ﷺ,

" ya Rasulullah apa yang paling berat bagimu selain peristiwa Uhud?"

sekarang kita flashback sebentar untuk mengetahui apa sih yang terjadi pada peristiwa uhud. Perang Uhud adalah perang ke-2 yang dilakukan oleh kaum muslimin terhadap kaum Quraisy Mekah. Saat itu,  saat jumlah kaum muslimin masih sedikit, keberadaannya belum kuat. Kaum Muslim masih kaum yang tertindas tapi sudah mulai merintis hidup di Madinah. 

Keadaannya waktu itu kaum Quraisy Mekah selalu mengganggu kaum muslim yang ada di Madinah. Mereka masih mengintimidasi orang orang Muslim. 

Kita tahu saat peristiwa perang badar Rasulullah dan para sahabat berhasil mengalahkan kaum Quraisy Mekkah. 

Tapi kebalikannya,  yang terjadi pada perang uhud bisa dikatakan umat Islam hampir saja kalah. Bahkan pada peristiwa itu, sempat Rasulullah dikabarkan telah wafat.

Sebenarnya saat perang awal,  kaum muslimin sudah hampir menang. Hanya saja karena ketidakdisiplinan kaum muslimin untuk tetap di barisan pemanah yang berada di atas gunung,  mengakibatkan kaum muslimin bisa dipukul mundur oleh pasukan Khalid bin Walid.  Khalid bin Walid waktu itu masih belum masuk Islam.

Singkat cerita,  peristiwa uhud merupajan peristiwa yang cukup menyedihkan. 70 sahabat rasulullah   meninggal. Paman Beliau, Hamzah radhiallahu Anhu juga meninggal. Bahkan dikisahkan jasadnya setelah mati dicabik-cabik oleh kaum Quraisy. 

Pada peristiwa itu juga Rasulullah mengalami luka yang cukup parah. Gigi Rasulullah patah. wajahnya terluka. rantai yang digunakan untuk melindungi wajah Rasulullah itu ada yang menempel di dahi Rasulullah ﷺ.  Bayangkan perasaan Rasulullah waktu itu seperti apa. 

Kembali ke pertanyaan ibunda Aisyah saat bertanya pada Rasulullah. 

"ya Rasulullah apa yang lebih berat bagimu selain peristiwa Uhud?

sekarang kita simak jawaban Rasulullah 

" Dulu, Saat itu aku berdakwah ke thoif.  saat aku diusir dari Mekkah, aku memilih Thoif untuk tempat berdakwah."

 "Tapi bukan penerimaan yang aku dapatkan kan melainkan cacian, hinaan, siksaan yang aku terima dari masyarakat Thoif. "

"Orang-orang menutup pintunya. orang-orang mengatakan aku tidak waras. orang-orang mengatakan aku penyihir. Bahkan anak-anak kecil berlari-lari mengejar ku sambil melempar batu"

"Dalam keadaan yang seperti itu, aku melihat gumpalan awan yang menaungiku.  dari sana aku melihat Jibril alaihissalam dan menemuiku. Jibril berkata "ya Rasulullah sesungguhnya Allah azza wa jalla telah melihat apa yang kaum mu lakukan kepadamu.  sekarang Allah mengutus dua malaikat penjaga gunung untuk menerima semua perintah mu. Para malaikat itu berkata, seandainya engkau suruh kami untuk menimpakan gunung ini kepada mereka pasti akan kami kerjakan"


Jadi dalam peristiwa itu, Allah mengutus malaikat Jibril dan malaikat penjaga gunung untuk membalas perlakuan kaum Thoif , yang  telah mengusir dan  telah menghina Rasulullah. 

Andaikan saja kita yang berada di posisi itu, saat kita dihina, saat kita disakiti, tiba-tiba bantuan datang kepada kita dan menawarkan bantuan sekiranya apa yang bisa mereka lakukan untuk membalaskan sakit yang telah kita terima, kira kira apa yang akan kita lakukan ?


Tapi lihat jawaban Rasulullah  ﷺ menjawab,

"Tidak. aku tidak menginginkannya" 

maksudnya aku tidak ingin gunung itu ditimpakan kepada mereka

"justru aku berdoa, supaya dari keturunan mereka, akan lahir orang-orang yang akan membela Islam, menjadi penerus dakwah Islam"

Faktanya hari ini, dari beberapa berita yang kita terima orang-orang, Thaif adalah orang-orang yang benar-benar menjadi pembela agama Islam.

nah kembali ke pertanyaan ibunda Rasulullah,

"ya Rasulullah apa yang lebih berat bagimu selain peristiwa Uhud?" 

yang berat bagi Rasulullah itu adalah saat kekuasaan ada ditangan Rasulullah ﷺ .

saat kuasa untuk menghukum kaum yang telah menyakiti, ada di tangan Rasulullah ﷺ , tapi Rasulullah ﷺ  memilih memaafkan kaumnya,  memaafkan kaum Thaif yang  justru dengan memaafkan itu, lahir generasi yang mencintai dakwah Islam, mencintai agama Allah.

 Masya Allah..


bunyi hadis asli nya 

Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam saat ditanya oleh istri tersayang, yaitu ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma :

هَلْ أَتَى عَلَيْكَ يَوْمٌ كَانَ أَشَدَّ عَلَيْكَ مِنْ يَوْمِ أُحُدٍ قَالَ لَقَدْ لَقِيتُ مِنْ قَوْمِكِ مَا لَقِيتُ وَكَانَ أَشَدَّ مَا لَقِيتُ مِنْهُمْ يَوْمَ الْعَقَبَةِ إِذْ عَرَضْتُ نَفْسِي عَلَى ابْنِ عَبْدِ يَالِيلَ بْنِ عَبْدِ كُلَالٍ فَلَمْ يُجِبْنِي إِلَى مَا أَرَدْتُ فَانْطَلَقْتُ وَأَنَا مَهْمُومٌ عَلَى وَجْهِي فَلَمْ أَسْتَفِقْ إِلَّا وَأَنَا بِقَرْنِ الثَّعَالِبِ فَرَفَعْتُ رَأْسِي فَإِذَا أَنَا بِسَحَابَةٍ قَدْ أَظَلَّتْنِي فَنَظَرْتُ فَإِذَا فِيهَا جِبْرِيلُ فَنَادَانِي فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ قَدْ سَمِعَ قَوْلَ قَوْمِكَ لَكَ وَمَا رَدُّوا عَلَيْكَ وَقَدْ بَعَثَ إِلَيْكَ مَلَكَ الْجِبَالِ لِتَأْمُرَهُ بِمَا شِئْتَ فِيهِمْ فَنَادَانِي مَلَكُ الْجِبَالِ فَسَلَّمَ عَلَيَّ ثُمَّ قَالَ يَا مُحَمَّدُ إِنْ شِئْتَ أَنْ أُطْبِقَ عَلَيْهِمْ الْأَخْشَبَيْنِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَلْ أَرْجُو أَنْ يُخْرِجَ اللَّهُ مِنْ أَصْلَابِهِمْ مَنْ يَعْبُدُ اللَّهَ وَحْدَهُ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا

“Apakah pernah datang kepadamu satu hari yang lebih berat dibandingkan dengan saat perang Uhud?”

Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : “Aku telah mengalami penderitaan dari kaummu. Penderitaan paling berat yang aku rasakan, yaitu saat ‘Aqabah, saat aku menawarkan diri kepada Ibnu ‘Abdi Yalîl bin Abdi Kulal, tetapi ia tidak memenuhi permintaanku. Aku pun pergi dengan wajah bersedih. Aku tidak menyadari diri kecuali ketika di Qarnust-Tsa’âlib, lalu aku angkat kepalaku. Tiba-tiba aku berada di bawah awan yang sedang menaungiku. Aku perhatikan awan itu, ternyata ada Malaikat Jibril  , lalu ia memanggilku dan berseru: ‘Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla telah mendengar perkataan kaummu kepadamu dan penolakan mereka terhadapmu. Dan Allah Azza wa Jalla telah mengirimkan malaikat penjaga gunung untuk engkau perintahkan melakukan apa saja yang engkau mau atas mereka’. Malaikat (penjaga) gunung memanggilku, mengucapkan salam lalu berkata: ‘Wahai Muhammad! Jika engkau mau, aku bisa menimpakan Akhsabain’.” [1] Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “(Tidak) namun aku berharap supaya Allah Azza wa Jalla melahirkan dari anak keturunan mereka orang yang beribadah kepada Allah semata, tidak mempersekutukan-Nya dengan apapun jua”.

[HR Imam al-Bukhâri dan Imam Muslim]

Share:

Hukum Gadai Dalam Islam - Tanya Jawab Ustadz

Mungkin di sekitar kita, ada banyak orang yang mengerjakan aktivitas gadai menggadai. Lantas, apa hukum gadai dalam Islam? Berikut ini merupakan penjelasan dari beberapa ustadz terkait hukum gadai tersebut. Check this out.

1. Hukum Gadai yang dijelaskan oleh ustadz Abdul Somad.

Link penjelasan ceramah ustadz abdul Somad, bisa diakses melalui link berikut ini.
Hukum Gadai - Penjelasan Ust Abdul Somad 

Ada peserta pengajian (PP) yang bertanya pada ustadz Abdul Somad (UAS),

PP       : "Pak Ustadz, Saya pinjam uang 10 juta. ini tanah dan sawah saya sebagai jaminan"
UAS    : "ini uangnya. sertifikat nya saya pegang. Selama kamu belum bisa mengembalikan uang, maka saya tidak akan mengembalikan sertifikatnya dan tanah dan sawah tidak boleh saya pakai"
PP : "baik Ustaz"

Seandainya sawah dan tanah tersebut digarap oleh pak UAS, diambil untungnya, maka termasuk Riba, yaitu setiap pinjaman yang mengambil manfaat dan mengambil keuntungan, yaitu panen padi ataupun yang lain, maka termasuk Riba. Bila ini terjadi, maka yang miskin akan semakin miskin dan yang yang kaya akan semakin kaya, mana mungkin yang meminjam uang bisa bayar, karena setiap tahun dia diperas, akhirnya karena tidak bisa bayar, tanah tersebut diambil oleh yang meminjamkan uang.

Sebenarnya, Islam tidak begitu. dalam hukum Islam yang benar adalah, ketika sang pemilik sawah dan tanah meminjam uang kepada peminjam uang, maka peminjam uang mengizinkan sang peminjam untuk tetap menggarap sawahnya. Dari hasil sawahnya ini lah dia mendapat keuntungan lalu membayar semua hutang hutangnya. ketika sudah lunas semua, maka sertifikat tanah dan sawah baru dikembalikan kepada yang meminjam.

Terus, yang meminjam uang dapat apa???
Yang didapat oleh pemilik modal adalah pahala, surga, akherat karena saling tolong menolong. 

Yang terjadi pada masyarakat sekarang bukanlah saling tolong menolong, tetapi telan menelan. (hadirin tertawa)

(pertanyaaan selanjutnya)
PP       : bagaimana kalo yang digadaikan itu adalah kebun yang memiliki buah buah untuk dipanen, misal kebun kelapa, kebun rambutan . Buahnya dikemanakan ustaz?
UAS     : Buahnya jelas milik yang punya kebun. Sebagai buah keberhasilan memelihara dan merawat kebunnya.  bukan milik yang memberikan pinjaman. Adapun surat tanah, kebun yang digadaikan hanyalah sebagai jaminan. Agar peminjam membayar kewajibannya. Buahnya tetap milik sang pemilik kebun. buah dan keuntungannya nanti dipakai untuk melunasi hutang hutangnya.

Andaipun sang pemilik lahan memberikan sebagian panennya kepada yang meminjamkan uang, maka ini dibolehkan, sebagai hadiah. Bukan bunga.

Nah, itu tadi merupakan penjelasan dari Ustadz Abdul Somad, atau yang dikenal UAS. 
                                                                     Selesai                                                                        

Selanjutnya, dijelaskan hukum gadai menurut penjelasan Ustadz Khalid Basalamah. 


Link penjelasan ceramah ustadz Khalid Basalamah, bisa diakses melalui link berikut ini. 


Ada peserta pengajian (PP) yang bertanya kepada ustadz khalid basalamah, 

PP     : Ustadz, tetangga saya meminjam sejumlah uang dengan jaminan sepeda motor. Halalkah apabila saya memakai sepeda motor itu ke kantor setiap hari selama tetangga saya tersebut belum mengembalikan uang pinjamannya tersebut?

UKHB  : Gak Boleh. jaminan gak boleh dipakai. Darimana hak antum memakai? Kecuali dia bilang, "Saya pinjam uang, ini motor saya sebagai jaminan. Silahkan motor saya dipakai" 
Saya sudah pernah bilang, hutang dan gadai, tidak boleh mengharap balasan. Itu memang sudah jasa akhirat. Dia minjam sejuta, berikan sejuta. Kalo bisa tidak usah memakai jaminan. Tapi kalo memang dia kasih jaminan, dalam satu bulan dia gak bisa bayar berarti itu gadai, digadaikan sama dia, sama saja dia menggadaikan.Kalo hutang tanpa jaminan, ini namanya hutang murni.kalo hutang dengan jaminan ini namanya gadai.Berarti dalam hal ini dia menggadaikan motornya, karena kalo bila sampai jatuh tempo, misalnya sebulan dia belum bisa membayar hutangnya sampai waktu yang disepakati, maka kita punya hak untuk menjual. Boleh kita jual. Andaikan dia meminjam sejuta, lalu motornya laku 5 juta, maka kita mengambil uang yang dipinjam yaitu 1 juta, lalu sisanya dikembalikan kepada peminjam uang tersebut tanpa dikurangi biaya jasa, seperti bunga, uang terima kasih, ataupun yang lainnya. 
                                                                     Selesai                                                                        


Selanjutnya, dijelaskan hukum gadai menurut penjelasan Buya Yahya, 


Link penjelasan ceramah Buya Yahya, bisa diakses melalui link berikut ini. 

PP    :    Buya mau tanya, soal barang yang digadaikan. Yang boleh minta izin untuk pinjam itu yang pinjam uang atau yang punya barang?
BY    :  Inget sudah dijelaskan masalah gadai. Yang meminjam kan uang tidak boleh menggunakan barang gadaiannya!! sebab itu jenis manfaat. jadi kalo anda meminjamkan uang kepada seseorang lalu dia menggadaikan motor kepada anda, anda tidak boleh menggunakannya. Kebanyakan ulama berkata, biarpun anda diberikan izin, sebab izinnya  bisa karena izin kepaksa. Karena apa? karena ya gak enak kalo gak diizini, karena sudah dipinjemi duit. Berkembangnya kedzoliman ini ada di masyarakat sana (Barat -Red). kalau sudah orang pinjam uang, maka gadainya itu sawah. Rupanya setelah itu yang ngerjakan, yang ngarap sawah itu adalah yang minjemin uang. Terus, yang pinjem uang, bayarnya darimana ? Saya punya uang. Anda pinjem uang. Saya pinjamkan uang kepada anda 20 juta, gadaiannya adalah sawah. Ni sawahnya biar saya yang nggarap. HARAM!!

Yang pinjem uang semakin terhimpit. darimana dia punya uang untuk membayar hutangnya?? Wong sawahnya dipakai oleh yang pinjamkan uang. 

Adapun yang meminjam uang boleh untuk mengolah sawahnya asal dengan dua syarat yaitu:
1. dapat izin dari yang meminjamkan uang 
2. Nilainya tidak berkurang. 
jadi, yang pinjam uang boleh untuk memakai barang gadaiannya asal dengan dua syarat diatas.

Misalnya, Saya meminjamkan uang kepada anda 100 juta, dengan jaminan/gadaiannya mobil. Mobil ini boleh diletakkan di pihak peminjam uang, di pemberi pinjaman, ataupun di pihak ketiga, karena keduanya belum saling kenal. (Tolong menolong harus berjalan). Jadi jangan gara gara belum kenal, tidak bisa pinjam meminjam. Inilah indahnya dalam islam. 

Anda tidak kenal kami, tapi anda butuh uang. Saya pinjami kepada anda uang pakai gadai. anda juga belum percaya kepada saya, jangan jangan gadainya malah dijual, makanya dititipkan ke pihak ketiga . Seandainya nanti tidak sanggup membayar, maka gadaiannya tersebut bisa dijual. uang penjualannya digunakan untuk melunasi hutangnya dan sisianya diberikan kepada sang pemilik barang 

Jadi kesimpulannya, barang yang digadaikan boleh dipakai hanya oleh yang meminjam uang asal dengan dua syarat diatas yaitu 
1. dapat izin dari yang meminjamkan uang 
2. Nilainya tidak berkurang. 

Agar tidak salah, boleh dicek videonya melalui link yang sama dengan yang ada diatas

                                                                     Selesai                                                                        


Demikian penjelasan dari ketiga ustadz yang insya Allah bisa bermanfaat bagi kita semua. 
Share:

Ternyata nama " Jakarta" berasal dari Al qur'an!!!


Taukah kamu kalo ternyata nama Jakarta diambil dari ayat Al qur'an??? Berikut ini penjelasannya menurut ustad adi hidayat yg dijelakan pada salah satu video ceramah nya diyoutube ( sumber video ada di youtube. Kajian tentang islam di nusantara dan wali songo)

Jakarta, berasal dari  Jaya Karta diambil maknanya dari Fathan Mubina yang berarti Kemenangan yang nyata.

Fathan Mubina sendiri diambil dari surat Al Fath ayat 1. Ada beberapa tafsir mengenai penyebab turunnya ayat ini diantaranya kemenangan Rasulullah SAW yang dijanjikan Allah swt pasca perjanjian Hudaibiyah, penaklukan Mekkah ataupun kemenangan pada pertempuran lainnya. Pun demikian dengan asal kata Jaya Karta.

Apakah umat islam menyembah Ka'bah?


Umat islam dunia mengalami kekalahan di Spanyol pada tahun 1492 M yang juga merupakan akhir dari kerajaan islam di Spanyol. Pada tahun 1494 M, pimpinan tertinggi orang Kristen waktu itu, Paus Alexander VI membuat perjanjian Tordesilas. salah satu isinya yaitu membagi bumi menjadi 2 bagian, timur dan barat. Portugis ditugaskan untuk membawa 3 misi suci (Gold, Glory, Gospel) ke timur sementara spanyol ditugaskan ke barat. Portugis tiba terlebih dahulu di Nusantara yaitu daerah Gowa, Sulawesi. Langkah pertama yang dilakukan Portugis adalah melakukan monopoli dagang lalu membangun rumah ibadah (gereja) untuk menyebarkan agama kristen.

Setelah itu, Portugis mendarat pada tahun 1519 M di Sunda Kelapa (nama awal Jakarta). Orang orang ini melakukan intimidasi terhadap warga lokal bahkan memaksa sebagian warganya,yang pada saat itu mayoritas beragama islam, untuk memeluk Kristen. Atas dasar inilah, Sunan Gunung Djati (Syarif Hidayatullah) yang merupakan Sultan Cirebon, (pada saat itu Sunda Kelapa merupakan daerah dibawah pengawasan Kesultanan Cirebon) mengirim menantunya, Fathullah (Warga lokal mengenalnya Fatahillah, Portugis menyebutnya Falatehan) untuk membebaskan wilayah Sunda Kelapa dari cengkeraman Spanyol dan Portugis. Singkat cerita, Fatahillah berhasil membebaskan Sunda Kelapa dari Spanyol dan pada 22 Ramadhan 933 H (22 Juni 1527 M). Fatahillah sendiri menyadari betul bahwa kemenangan ini adalah pemberian dari Allah swt. Oleh karena itu, agar setiap orang mampu mengingat dan mengenang proses pembebasan dari penjajahan, dari upaya Kristenisasi, maka nama Sunda Kelapa diganti menjadi Jaya Karta, yang berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti Kemenangan yang diraih. Makna ini sendiri diambil dari Al Qur’an yaitu, Fathan Mubina (Kemenangan yang nyata). Tanggal 22 Juni juga diperingati sebagai hari kelahiran kota Jakarta hingga sekarang.



Sebagai informasi juga, Syarif hidayatullah (Sunan Gunung Djati) merupakan cucu dari Prabu Siliwangi yang masuk islam setelah menikahi Nyai Subang Larang.

Semoga bermanfaat
Share:

Apa manfaatnya kita ucapkan Allahu Akbar sewaktu sholat?

Alhamdulillah, Setiap hari Kita sholat. Kita rukuk, sujud pada Allah swt karena Kita patuh sama Allah swt. Setiap Kita sholat, Kita ucapin "Allahu akbar" beberapa kali tergantung jumlah rakaat sholat. Allahu akbar sendiri artinya "Allah Maha Besar" .

Kita Tahu, walau pun seluruh Manusia yg ada di dunia gak Mau menyembah Allah, gak Mau sholat, gak Mau puasa, gak Mau sedekah, gdak ucapin Allahu Akbar, sedikit pun Allah tidak rugi. Sedikit pun Allah gak merasa rugi andaikan semua orang didunia gak Mau menyembah nya, bermaksiat pada Allah swt. Yang rugi adalah Manusia itu sendiri.

Pertanyaannya
Jadi, kira kira apa manfaatnya Kita ucapin Allahu Akbar di setiap sholat Kita?

Jawaban orang yang sudah beriman adalah karena Rasulullah SAW mengajarkan cara sholat seperti itu. Sebagaimana yg sudah Kita fahami, cara sholat yang Rasulullah SAW ajarkan salah satunya dengan mengangkat tangan sambil mengucapkan Allahu Akbar sewaktu takbiratur ihram. Jawaban ini sudah cukup bagi orang yang beriman. Bagaimana bila orang atheist yang bertanya? Saya yakin, jawaban ini gak memuaskan mereka. Nah kira kira jawaban apa yang pas untuk mereka?

Bismillahirrahmanirrahiim
Ada satu cara pendekatan untuk memahami persoalan ini. Ini saya dengar dari video Dr Zakir Naik ketika menjawab pertanyaan seorang gadis jepang. Kira kira begini penjelasan beliau ( sumber video ada di YouTube )

Andaikan ibu, ayah, anak, sakit parah, anggap saja sakit jantung kronis yang sulit untuk diobati. Ada dokter jantung, specialist jantung, sangat terkenal di dunia, kemudian memberikan resep untuk mengobati sakit jantung nya. Kira kira Kita percaya dengan saran dokter itu? Hampir pasti Kita langsung percaya dengan saran dokter tersebut. Kenapa? Karena dia memang dokter jantung terkenal, sangat specialis.
Andaikan ada orang yang Kita temui di pinggir Jalan, Kita gak tau latar belakang nya, tiba tiba memberi saran berupa resep bagi sakit jantung keluarga Kita tersebut. Kira kira kira percaya gak? Hampir pasti Kita gak percaya. Kenapa?? Karena Kita gak kenal dia.

Nah, ini lah psikologi Manusia. Kita gak akan mudah percaya pada sesuatu yang Kita belum kenal. Apalagi untuk urusan yang sangat penting, yaitu kesembuhan dari sakit jantung, sebuah penyakit yang sangat kritis. Sebaliknya, kita akan percaya kepada saran yang diberikan oleh orang yang kita kenal.

Begitu juga dengan ucapan Allahu Akbar. Allah mengetahui psikologi Manusia karena memang Allah pencipta Manusia. Perintah sholat yg didalam nya ada ucapan Allahu Akbar, sebenarnya untuk mendidik Kita agar menjadikan Allah satu satunya yang Kita Puji, Kita sembah, Kita ikuti, bukan yang lain. Secara gak sadar, Kita sudah menjadi kan Allah sebagai satu satunya "Yang Maha Besar".

Dengan demikian, Kita akan ikuti semua perintah Allah karena Kita yakin perintah perintah itu baik untuk diri kita sendiri. Allah tidak untung dengan Kita mengucapkan Allahu Akbar, Tapi sebenarnya Kita yang untung. Sama seperti pendekatan dokter jantung dan pasien jantung
Share:

Tuhan ada dimana ?? Ini Jawaban yang pas untuk atheis

Banyak orang ketika sudah menguasai ilmu pengetahuan, kecerdasannya meningkat sering kali melupakan Tuhan bahkan menjadi ateis. Mereka lupa bahwa seluruh alam semeseta ini memiliki pencipta, pengatur, . Hal ini dikarenakan mereka menggunakan logika semata. Padahal untuk mampu memahami bahwa kita ini sebenarnya adalah hamba, kita memerlukan cara lain selain logika. Kita menyebutnya sebagai iman. Iman adalah percaya. Salah satu cabang iman didalam islam adalah kita percaya adanya Allah swt. Allah swt sendiri menyebutkan didalam Al Qur’an bahwa Allah itu ada. Bahkan keberadaannya teramat dekat seperti yang tertulis sebagai berikut:


1. Al Baqarah : 186
186. dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

2. Al Qaff : 16-18
Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya, (yaitu) ketika dua orang Malaikat mencatat amal perbuatannya. Seorang duduk disebelah kanan dan yang lain duduk disebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya Malaikat pengawas yang selalu hadir.

3. Al-Waqi’ah : 85
Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu. Tetapi kamu tidak melihat.

4. Al Hadiid : 4
 Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada

Jadi, dari beberapa kutipan Al Qur’an, kita tahu bahwa Allah swt ada. Hanya saja, kemampuan kita terbatas sehingga kita tak mampu melihat keberadaan Allah swt.
Tuhan secara kasat mata tidak terlihat, Tapi kita percaya Tuhan itu ada. Kita bisa merasakan adanya Tuhan. Bila diibaratkan seperti ini. Kita tidak bisa melihat udara, baik bentuk dan wujudnya. Namun kita percaya adanya udara. Udara bisa dirasakan melalui hembusan angin.

Bila kita hanya mengandalkan logika saja, barangkali permisalan berikut bisa menjadi suatu pendekatan yang tepat.
Bila ada suatu mesin baru, peralatan baru, HP baru yg itu bener bener baru dan baru diciptakan, kira kira yg mengetahui Cara kerjanya siapa?
Pasti jawaban nya adalah pembuat, pencipta, perancang alat tersebut. Setiap mesin, komputer, alat apapun pasti ada penciptanya. Tidak mungkin datang sendiri. Pasti ada yg membuatnya. Pasti ada yang merancang, membuat model, merealisasikan dan mengamati cipataannya tersebut. Ciptaannya tersebut harus bekerja berdasarkan aturan yang dibuat oleh penciptanya.

Pun demikian. Adanya Bumi, Langit, gunung, matahari, manusia, tumbuhan, hewan dan makhluk sempurna lainnya menunjukkan adanya suatu Dzat Yang Maha Sempurna, Maha Pandai, Maha Menguasai. Kita kenal sebagai Tuhan, Pencipta kita Yang Maha Sempurna. Keberadaan Tuhan bisa dibuktikan dengan melihat hasil ciptaan Nya. Betapa Sempurna nya proses penciptaan manusia menunjukkan betapa hebat nya Sang Pencipta kita. Jadi keberadaan Tuhan bisa dibuktikan dengan mengamati dan melihat ciptaan Nya. Sebagai hamba dan ciptaan Nya, tentu hidup kita sudah diatur berdasarkan aturan Nya, aturan yang telah ditetapkan oleh Allah swt. Tugas kita adalah beribadah sebenar benarnya kepada Allah swt


Semoga jawaban ini bisa membantu menjelaskan. Terima kasih 
Share:

Perbanyak teman yang baik, Insya Allah jadi syafaat di akhirat kelak

Dari Abu Said al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, dalam hadis yang panjang, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang syafaat di hari kiamat,
حتى إذا خلص المؤمنون من النار، فوالذي نفسي بيده، ما منكم من أحد بأشد مناشدة لله في استقصاء الحق من المؤمنين لله يوم القيامة لإخوانهم الذين في النار، يقولون: ربنا كانوا يصومون معنا ويصلون ويحجون، فيقال لهم: أخرجوا من عرفتم، فتحرم صورهم على النار، فيخرجون خلقا كثيرا قد أخذت النار إلى نصف ساقيه، وإلى ركبتيه، ثم يقولون: ربنا ما بقي فيها أحد ممن أمرتنا به، فيقول: ارجعوا فمن وجدتم في قلبه مثقال دينار من خير فأخرجوه، فيخرجون خلقا كثيرا، ثم يقولون: ربنا لم نذر فيها أحدا ممن أمرتنا…
Setelah orang-orang mukmin itu dibebaskan dari neraka, demi Allah, Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh kalian begitu gigih dalam memohon kepada Allah untuk memperjuangkan hak untuk saudara-saudaranya yang berada di dalam neraka pada hari kiamat. Mereka memohon: Wahai Tuhan kami, mereka itu (yang tinggal di neraka) pernah berpuasa bersama kami, shalat, dan juga haji.
Dijawab: ”Keluarkan (dari neraka) orang-orang yang kalian kenal.” Hingga wajah mereka diharamkan untuk dibakar oleh api neraka.
Para mukminin inipun mengeluarkan banyak saudaranya yang telah dibakar di neraka, ada yang dibakar sampai betisnya dan ada yang sampai lututnya.
Kemudian orang mukmin itu lapor kepada Allah, ”Ya Tuhan kami, orang yang Engkau perintahkan untuk dientaskan dari neraka, sudah tidak tersisa.”
Allah berfirman, ”Kembali lagi, keluarkanlah yang masih memiliki iman seberat dinar.”
Maka dikeluarkanlah orang mukmin banyak sekali yang disiksa di neraka. Kemudian mereka melapor, ”Wahai Tuhan kami, kami tidak meninggalkan seorangpun orang yang Engkau perintahkan untuk dientas…” (HR. Muslim no. 183).
Memahami hadis ini, Imam Hasan al-Bashri menasehatkan,
استكثروا من الأصدقاء المؤمنين فإن لهم شفاعة يوم القيامة
”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari klamat.”
Imam Ibnul Jauzi menasehatkan kepada teman-temannya,
إن لم تجدوني في الجنة بينكم فاسألوا عني وقولوا : يا ربنا عبدك فلان كان يذكرنا بك
”Jika kalian tidak menemukan aku di surga, maka tanyakanlah tentang aku kepada Allah. Ucapkan: ’Wahai Tuhan kami, hambaMu fulan, dulu dia pernah mengingatkan kami untuk mengingat Engkau.”
Kemudian beliau menangis.
sumber : https://nasehat.net/197-berteman-dengan-mukmin-yang-baik-menjadi-syafaat-di-hari-kiamat.html
Share:

Al Qur'an sebagai petunjuk hidup



1. Al Quran itu suci, kedudukannya sangat tinggi, gak boleh sembarangan membahasnya.
2. Al Qur’an itu suci, Harus orang suci, ustadz, kyai yang boleh membahasnya.
3. Al Quran gak boleh dibaca orang sembarangan, cuma nabi Muhammad saw lah yang tau artinya dan maknanya.
4. Jangan bahas agama, jangan bahas Islam, Kita gak boleh membahas Islam karena Islam itu terlalu suci, sementara kita belum suci, masih banyak kesalahan.

Beberapa statement diatas sering kita dengar, baik itu di TV, di radio, di koran, ataupun di buku buku. Kedengarannya, kalimat kalimat tersebut benar. Namun bila kalimat kalimat ini dibiarkan berkembang di masyarakat muslim, akan sangat meresahkan dan membahayakan. Kalimat kalimat tersebut bisa menjadi asbab kaum muslim untuk jauh jauh dari Al Qur’an. 
Al Qur’an itu suci. Hal ini merupakan kalimat yang benar. Tak ada satupun orang islam yang berbeda pendapat tentang hal ini. Al Qur’an itu suci, kita menjadikannya seperti itu karena memang ayat ayat Al Qur’an merupakan perkataan Allah swt. Yang jadi masalah adalah, beberapa kalimat yang mengikuti setelahnya.
Bayangkan seperti ini.
Al Quran itu suci, kedudukannya sangat tinggi, gak boleh sembarangan membahasnya”

Bayangkan bila orang awam seperti saya menemukan kalimat seperti ini. Saya sendiri akan menjadikan Al Qur’an ini sangat istimewa. Saya tempatkan di lemari paling tinggi, karena kedudukannya sangat tinggi. Tak boleh ada seorangpun boleh bahas agama karena Al Qur’an itu sangat suci.

Kira kira, hasilnya apa?
Saya pasti jadi semakin jarang untuk membaca, membahas, mendengarkan, mempelajari Al Qur’an. Hal pertama yang menyebabkannya adalah Al Qur’an menjadi jarang saya lihat karena posisinya diatas. Tidak terjangkau. Faktor kedua adalah karena membahas Al Qur’an merupakan sesuatu yang ekslusif. Tak boleh ada orang yang sembarangan membicarakan Al Qur’an. Padahal, Allah swt menyampaikan bahwa Al Qur’an diturunkan untuk menjadi petunjuk manusia. Ibaratnya seperti kompas atau peta, bila kita ingin mencari arah,petunjuk kita sering menggunakan alat tersebut. Begitupun harusnya kedudukan Al Qur’an didalam kehidupan kita.
Hal ini seperti yang dijelaskan Allah swt didalam Al Qur’an yaitu Surat Al Baqarah ayat 2 yaitu,  
2. Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa
Nah, Al Qur’an itu sendiri petunjuk bagi manusia. Allah swt juga menjelaskan didalam Al Imran ayat 3-4 Allah swt juga menjelaskan tentang kedudukan Al Qur’an.

3. Dia menurunkan Al kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil,
4. sebelum (Al Quran), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqaan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai Balasan (siksa).


Jadi sudah jelas kedudukannya. Al Qur’an itu sendiri harus dijadikan sebagai petunjuk, pedoman hidup umat islam. Hal ini ditunjang oleh teknologi yang semakin maju. Mungkin kita belum bisa menguasai bahasa arab. Namun, sudah banyak Al Qur’an yang disertai terjemahan bahasa indonesia sehingga kita bisa membaca terjemahan tersebut secara mandiri tanpa perlu seorang penerjemah. Bila itu belum cukup, ada google translate yang memungkinkan kita untuk melakukan translatiresai secara on line. Tambahan lagi, akan terasa lebih lengkap dan sangat penting bila mempelajari Al Qur’an bersama ustadz, guru ataupun kyai yang ilmunya sudah mapan. 
Share:

Pangeran Diponegoro, Keraton, Islam

Bila anda Jawa, maka anda tidak bisa menjadi muslim 100%. Bila anda muslim 100%, anda tidak akan bisa jadi jawa.  Benarkah demikian? dan apakah Islam Nusantara itu ada?
catatan dari Video ceramah Ustadz Salim A. Fillah "Diponegoro dan Dakwah Islam di Nusantara "
source :Youtube

Pangeran Diponegoro memiliki nama asli Raden Mas Mustahar, dilahirkan pada 11 November 1785. Ibunya bernama Raden Ayu Mangkorowati, yang merupakan istri dari Sultan Hamengkubuwono III. Bila dilihat silsilah pangeran Diponegoro, beliau masih memiliki garis keturunan kepada Rasulullah dari garis ayahnya. Nenek buyut Sultan Diponegoro,Ratu Ageng Tegalrejo, istri dari Sultan Hamengkubuwono I, merupakan cucu sultan Bima dimana beberapa keluarga dari garis ibu adalah ahlul bait Rasulullah SAW.

Pangeran Diponegoro

Andaikan Pangeran Diponegoro mau, beliau sebenarnya pewaris Kesultanan Yogyakarta dan berhak menyandang gelar Sultan Hamengkubuwono IV sebagai Sultan Yogya. Namun, Belanda yang sewaktu itu sudah ada di Yogyakarta, terkesan untuk melakukan penjajahan dan memaksakan keinginannya kepada Kesultanan Yogyakarta, maka kita tahu selanjutnya terjadilah Perang Diponegoro.

Pangeran Diponegoro memimpin langsung perang melawan Belanda pada tahun 1825 – 1830 M yang dikatakan sebagai Jihad Agung. Perang melawan Belanda ini sendiri didukung oleh mayoritas ulama, Santri dan rakyat Yogyakarta. Perang selama 5 tahun ini memakan korban sekitar 250.000 orang meninggal dunia. Pada tahun 1830 M, Pangeran Diponegoro berhasil dikalahkan Belanda dan ditangkap tepatnya pada tahun 28 Maret 1830. Pangeran Diponegoro dibuang ke Manado lalu ke Makassar (Beliau meninggal di Makassar). Kekalahan Pangeran Diponegoro mengakibatkan setidaknya 2 kejadian besar yang berdampak hingga sekarang.

Pertama adalah Kemunduran yang sangat besar bagi kehidupan keislaman di keraton keraton Jawa.

Ada beberapa indikator sebagai tanda kemunduran kehidupan islam di Keraton keraton Jawa yaitu sbb:
-    1. Pengadilan agama, mahkamah syariah, yang ada di serambi masjid Gede dihapus sejak kekalahan Pangeran Diponegoro

-   2. Seluruh Kurikulum islam yang digunakan untuk mengajari pangeran pangeran di keraton diubah setelah kekalahan Diponegoro. Pangeran pangeran yang hidup sebelum Diponegoro kalah, semuanya fasih berbahasa arab. Setelah kekalahan itu, nilai nilai islam di keraton Yogya mulai ditinggalkan.

-    3. Ulama dan santri tersingkir dari keraton. Para santri dan Kyai yang berpihak kepada Diponegoro dimusuhi oleh keraton dan kolonial belanda pasca kekalahan Pangeran Diponegoro. Bahkan, Semua kerugian perang tersebut dikambinghitamkan kepada kaum santri.

-    4. Belanda memasukkan budaya barat ke Keraton dan menyingkirkan syariat islam. Sebelum Pangeran Diponegoro kalah, semua wanita yang ada di keraton memakai jilbab. Ini bisa dibuktikan pada Babad Diponegoro dan Babad Kedung Kebo. Babad Diponegoro merupakan biografi yang ditulis sendiri oleh Diponegoro saat diasingkan ke Manado sedangkan Babad Kedung Kebo merupakan kisah yang ditulis oleh laskar diponegoro yang menjadi bupati Kedung kebo (Purworejo).  Bukti yang ada di babad diponegoro yaitu kisah tentang nenek pangeran diponegoro yaitu Ratu Ageng tegalrejo saat menjelang wafatnya. Ratu Ageng Tegalrejo wafat saat beliau sedang meninjau sawah. Tiba tiba di pematang sawah beliau terjatuh. Ketika diangkat untuk dibawa ke pendopo tegalrejo, meskipun dalam kondisi kesakitan, beliau masih berupaya untuk memperbaiki kerudungnya yang sedikit terbuka. Dari sini bisa diambil kesimpulan, nenek buyut pangeran diponegoro berhijab sempurna. Bukti lain adalah Lukisan lukisan yang ada di buku Babad kedungkebo  ini tergambar jelas, Ratu kencono, ibu Hamengkubowono V memakai kerudung.
Babad Diponegoro

-    4 Pesantren-pesantren yang mengajari Qur’an, Hadis, Fikih ditutup. Pesantren yang ditinggalkan dan dibiarkan hidup oleh Belanda adalah pesantren yang hanya mengajarkan wirid wirid dan ritual ritual tasawuf
  Begitulah, pasca kekalahan diponegoro terjadi “kerugian” yang teramat besar bagi kesultanan Yogyakarta.

Selanjutnya, poin penting yang diakibatkan oleh kekalahan diponegoro adalah justru syiar dakwah islam yang semakin meluas. Laskar laskar diponegoro yang setia dan berhasil lolos dari belanda, menyebar ke seluruh Jawa membuka desa desa baru dan mengajarkan islam di desa desa yang mereka bangun tersebut. Mereka mendirikan desa desa baru tersebut dengan azas islam. Tokoh tokoh tersebut diantaranya :

-    1. Kyai Mojo dan 60 orang lainnya dibuang ke Tondano, Sulawesi Utara. Para laskar ini kemudian menikah penduduk setempat dan mengembangkan islam disana. Daerah tersebut terkenal sebagai kampung Jaton, Jawa Tondano.

-    2. Kyai Kasan Besari menempati daerah Tegalsari, di Ponorogo. Untuk mengelabui Belanda, Beliau mendirikan pesantren dengan sistem pendidikan mengikuti aturan Belanda. Namun kyai Kasan Besari mengajari anak cucunya untuk tetap memegang teguh agama islam berikut ajaran Jihad yang ada di Al Qur’an dimana ajaran itu dilarang Belanda. Diantara anak didik Ponpes Tegalsari  pindah ke Termas dan mendirikan Ponpes Termas, Pacitan. Salah satu Keturunan ponpes termas yaitu Syeikh Mahmud attarmasi. Beliau adalah adalah imam masjidil haram yg menggantikan syeikh nawawi Al Bantani sekaligus guru syeikh ahmad khatib al minangkabawi. Dari Ponpes tegalsari ini juga, anak keturunannya mendirikan ponpes yang sangat terkenal hingga sekarang yaitu Ponpes Darusalam Gontor. Tokoh nasional yang belakangan ini terkenal dari keturunan Ponpes Tegalsari, yaitu ust Bachtiar Nasir, sekertaris MIUMI sekaligus tokoh GNPF MUI

-       3. Laskar diponegoro lainnya yaitu Sentot Ali Basyah abdul mustofo prawiroderjo, putra bupati madiun, Raden Ronggo prawirodirjo III (menantu sultan Hamengkubuwono II). Pada tahun 1829, beliau ditangkap dan dibuang ke Bengkulu. Pasukannya digerakkan/diarahkan ke arah utara oleh Belanda yaitu ke tanah minang dan dijadikan alat untuk memerangi pasukan Padri. Seolah olah maksud Belanda ini membenturkan islam tradisional (jawa) dengan islam radikal keras (padri). Namun,ketika kedua pasukan ini bertemu di medan tempur, Belanda kecele. Pasukan sentot mengenali pasukan padri sebagai saudara seiman lalu sentot memimpin pasukan nya bersama pasukan Padri bahu membahu melawan Belanda. Akhirnya sentot kembali ditangkap lalu dibuang ke Bengkulu dan menjadi tahanan rumah. Cikal bakal dakwah sentot di Bengkulu adalahsalah satu keturunannya yaitu Ibu Fatmawati, yang kita kenal merupakan istri Soekarno.
      
         Satu hal yang unik adalah kode rahasia diantara para laskar diponegoro. Kode rahasia ini adalah agar para laskar diponegoro ini saling mengenali meskipun mereka sudah saling terpisah satu sama lain sehingga ketika suatu saat ada kesempatan untuk berjihad mereka bisa berkumpul kembali. Kode yang dipakai adalah agar para laskar ini menanam sawo berjajar didepan rumah mereka masing masing. Tanaman sawo ini menandakan penghuni rumah tersebut merupakan laskar diponegoro. Kode ini diajarkan turun temurun kepada keluarga laskar diponegoro

      Dari uraian ustadz Salim diatas, kita tahu ternyata ketika awal berdirinya Kesultanan Yogyakarta sebenarnya asas/prinsip dasar yang dipakai adalah prinsip prinsip islam. Hanya saja, penjajahan telah merubahnya sedemikian rupa hingga apa yang kita saksikan sekarang ini.
Share:

Benarkah hanya islam agama yang paling benar??

Islam, agama yang dibawa Nabi Adam alaihi salam hingga nabi Muhammad SAW.

Islam adalah sebuah agama yang dikenal luas oleh masyarakat dunia. Pemeluk agama ini disebut Muslim untuk laki laki, artinya Laki laki yang agama islam dan Muslimah untuk perempuan yang beragama islam. Selain Islam, di dunia ini dikenal beberapa agama seperti Kristen, Budha, Hindu dan lainnya. Masing masing agama ini mengklaim dirinya sebagai agama yang paling baik, paling benar dan paling hebat. Hal ini sering memicu gesekan gesekan, keributan antara pemeluk agamanya karena ini berarti ada agama lain yang benar dana agama lain salah. Namun islam mengklaim dirinya sebagai agama yang benar dan diterima Allah swt. Sebenarnya, benarkah ada agama agama lain selain islam dan sebenarnya manakah agama yang benar itu ?

Allah swt menyebutkan bahwasanya hanya islam adalah agama yang diridhoi oleh Allah swt seperti yang disebutkan dalam Qs. Ali Imran : 19 sebagai berikut:

19. Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah Maka Sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.

Lantas pertanyaaannya, benarkah Islam satu satunya agama yang benar??
Sebelum membahas tentang benar atau salahnya, alangkah baiknya bila memahami terlebih dahulu apa itu Islam. Islam sendiri berasal dari bahasa arab, yaitu Salaam yang berarti Menyerahkan diri. Bila diambil struktur hurufnya, kata ini terdiri atas 3 huruf yaitu Sa, Lam, Mim. Huruf ini juga pembentuk kata Muslim, Salam, Islam. 

Baca Juga...


Untuk mengetahui arti kata Islam, silahkan merujuk kepada Al Qur’an di surat Ali Imran 83 sebagai berikut:
  
83. Maka Apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, Padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.

Jadi makna islam disini adalah menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT, tunduk taat dan patuh pada perintah Allah SWT. Setiap orang yang patuh dan taat kepada perintah Allah SWT termasuk muslim, yaitu orang islam, orang yang menyerahkan dirinya kepada Allah SWT. Nabi Nabi terdahulu dari Nabi Adam ‘alaihi salam sampai Nabi Isa ‘alaihi salam adalah muslim. Benar kah seperti itu?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Allah menjelaskannya di dalam Al Qur’an yaitu sbb:

Allah SWT menjelaskan bahwasanya Ibrahim adalah Muslim, berserah diri kepada Allah SWT. Nabi Ibrahim ‘alihi salam, Nabi Isma’il ‘alihi salam, Nabi Ishaq ‘alihi salam, nabi Ya’qub dan anak keturunannya serta nabi nabi lainnya yang berjumlah sekitar 124.000 orang tersebut adalah islam (Muslim). Hal ini seperti yang tersebut dalam Qs Ali Imran 84 sebagai berikut:

84. Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada Kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya'qub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan Para Nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada-Nyalah Kami menyerahkan diri."

Penegasan terkait hal ini tertulis didalam Al Qur’an di beberapa ayat di Al Qur’an.  
- Nabi Ibrahim ‘alaihi salam adalah muslim dijelaskan di dalam Qs Ali Imran : 67
  
67. Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi Dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah Dia Termasuk golongan orang-orang musyrik.

Nabi Ibrahim juga disebutkan dalam Al Qur’an mengajari anak anaknya untuk menjadi muslim seperti yang tertulis dalam Al Baqarah 132.

132. dan Ibrahim telah Mewasiatkan Ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'qub. (Ibrahim berkata): "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, Maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam".

Nabi Musa ‘alaihi salam yang diutus untuk Fir’aun juga ditegaskan oleh Allah swt di dalam Al Qur’an sebagai muslim, orang islam. Hal ini seperti yang tertulis pada Qs Yunus : 84

84. berkata Musa: "Hai kaumku, jika kamu beriman kepada Allah, Maka bertawakkallah kepada-Nya saja, jika kamu benar-benar orang yang berserah diri."
Nabi Isa ‘alaihi salam, atau yang dikenal sebagai yesus ‘alaihi salam, yang bagi sebagian orang dikatakan sebagai Tuhan, sebenarnya juga beragama Islam (Muslim). Hal ini seperti yang dijelaskan dalam Qs Maryam : 30-31

30. berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi,

31. dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;
Ibadah sholat dan menunaikan zakat merupakan ibadah yang dilakukan oleh orang islam. Maka, Nabi Isa ‘alaihi salam adalah muslim.

Akhirnya, sebagai muslim kita semakin yakin bahwa hanya islam lah agama yang diridhoi Allah swt. Bila ada yang bertanya, “........Katakanlah kepada mereka : “Saksikanlah, bahwa Kami adalah orang orang yang berserah diri” J seperti yang dijelaskan Allah SWT dalam Qs Ali Imran ayat 64 sebagai berikut:

64. Katakanlah: "Hai ahli Kitab, Marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara Kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai Tuhan selain Allah". jika mereka berpaling Maka Katakanlah kepada mereka: "Saksikanlah, bahwa Kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)".


Jadi jelas disini bahwa agama yang benar dan diridhoi oleh Allah SWT hanyalah Islam. 
Share:

Surat Ar Rahman per ayat - Murottal Al Qur'an oleh

Surat Ar-Rahman merupakan surat ke-57 di dalam Al- quran. Surat ini turun di Kota Makkah dan terdiri atas 78 ayat . Surat ini termasuk surat yang cukup populer dan sering dibacakan pada saat sholat dan tilawah. Satu hal yang membuat surat ini cukup terkenal adalah karena adanya pengulangan ayat yang artinya " Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?". Ayat ini diulang ulang sebanyak 31 kali.

Berikut ini saya share surat Ar Rahman dengan pembacaan ayat per ayat. Semoga bermanfaat.

Download disini ya...

Ar Rahman 
Share:

Masya Allah, 1400 tahun lalu proses penciptaan manusia sudah diketahui



Beberapa tahun lalu, sekelompok orang arab mengumpulkan semua informasi berkenaan dengan embriologi yang terdapat didalam Al Qur’an. Semua informasi dari Al Qur’an telah terkumpul dan diterjemahkan dalam bahasa inggris. Kemudian diserahkan pada Prof. Dr. Keith Moore, sorang profesor embriologi dan ketua departemen anatomi di Universitas Toronto, Kanada(link informasi tentang beliau ada disini http://bit.ly/2pgaUmj). Prof. Dr. Keith Moore diminta untuk memberikan pendapatnya mengenai informasi yang ada dalam Al-Qur’an mengenai embriologi.


Setelah meneliti dengan hati hati semua data terjemahan yang diberikan kepadanya, ia mengatakan bahwa sebagian besar informasi mengenai embriologi yang disebutkan dalam Al-Qur’an adalah sempurna serta sesuai dengan penemuan modern masa kini. Profesor Universitas Toronto ini menambahkan: semua informasi dari Al Qur’an tidak bertentangan sedikitpun dengan ilmu modern embriologi. Bahkan, profesor ini mengatakan ada beberapa ayat yang sangat cocok dengan ketetapan ilmiah hingga membuatnya terbungkam; tidak dapat berkata kata.

 Prof. Marshall Jhonson adalah salah satu ilmuwan terkemuka di AS dan merupakan kepala Departemen Anatomi, Direktur Institute Daniel di Universitas Thomas Jefferson Philadelphia, AS. Ia diminta untuk berkomentar pada ayat ayat Al Qur’an yang menyangkut masalah embriologi. Ilmuwan AS yang terkemuka ini mengatakan bahwa gambaran tahap tahap em2briologi didalam ayat Al Qur’an tidak mungkin ada secara kebetulan. Profesor ini mengatakan mungkin Muhammad menggunakan mikroskop canggih. Perlu diingat bahwa Al Qur’an diturunkan 1400 tahun lalu dan mikroskop ditemukan seabad setelah era Nabi Muhammad SAW. Prof. Johnson tertawa dan mengakui bahwa mikroskop yang ditemukan pertama kali tidak dapat memperbesar lebih dari 10 kali dan tidak bisa menunjukkan gambar yang jelas!!!! Lalu pertanyaannya, Siapakah yang membuat Al Qur’an??

Sebagai muslim, kita menjawab, Allah swt. Allah swt Yang Maha Tau!!

Begitulah, ada banyak rahasia di Al Qur’an dan As Sunnah yang kita belum mengetahuinya. Buku karangan Dr. Zakir Naik, Ulama ahli perbandingan agama internasional, dijelaskan secara jelas hampir semua rahasia dan keajaiban yang ada di Al Qur’an dan As Sunnah. Apa yang sudah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW sejak 1400 tahun yang lalu tersebut semakin membuktikan kebenaran ajaran islam.

Diambil dari buku Dr Zakir Naik, The Miracle of Al qur'an & as sunnah
Share:

Gunung pelangi yang sudah diceritakan didalam Al quran 1400 tahun lalu


Kenapa kamu tidak memikirkannya??
It's Miracles of Al Quran!!!

أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَأَخْرَجْنَا بِهِۦ ثَمَرَٰتٍ مُّخْتَلِفًا أَلْوَٰنُهَا ۚ وَمِنَ ٱلْجِبَالِ جُدَدٌۢ بِيضٌ وَحُمْرٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهَا وَغَرَابِيبُ سُودٌ ﴿٢٧﴾

"Tidakkah kamu melihat bahwasanya Allah menurunkan hujan dari langit lalu Kami hasilkan dengan hujan itu buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang beraneka macam warnanya dan ada (pula) yang hitam pekat."
(Q.S.35:27)

Adalah Danaxia Landform fenomana lanskap yang ditemukan di sebelah tenggara dan barat daya China,  terdiri dari tebing-tebing lengkung warna-warni. Tepatnya berada di Kota  Zhangye, di Provinsi Gansu, China.

The Zhangye Danxia Geological Park Nasional (China: 张掖 丹霞 国家 地质 公园),  ini mencakup area seluas 510 kilometer persegi (200 sq mi). Sebelumnya taman provinsi dan daerah pemandangan, itu menjadi geopark nasional pada November 2011.

Menurut Telegraph, warna-warni menakjubkan perbukitan tersebut berasal dari batuan pasir merah dan mineral yang terbentuk sejak periode Kapur, tepatnya 24 juta tahun lalu.

Formasi batuan tersebut kemudian mengalami pergeseran lempeng tektonik yang juga membentuk pegunungan Himalaya. Hujan dan angin yang menerpa daerah itu selama jutaan tahun juga ikut andil dalam membentuk ceruk, lembah, dan pola warna Zhangye Danxia. Konon gunung ini akan menampilkan pola warna yang berbeda-beda, tergantung kondisi cuaca.

Masya Allah,
Ini benar benar bukti bahwa Al Quran dibuat bukan oleh Manusia, melainkan Allah swt Yang Maha Kuasa. 😍😍
Share:

Apakah umat islam menyembah Ka'bah?


Ka'bah yang terletak di Mekkah sering dianggap banyak orang non Islam sebagai "berhala" nya orang Islam. Hal ini dikarenakan orang Islam "menyembah" nya ketika sholat pada saat umroh ataupun musim haji ataupun dalam sholat. Tetapi, benarkah umat Islam menyembah ka'bah?


 Ka'bah berada di tengah tengah Masjidil Haram, Arab Saudi. Ketika umat Islam sedang sholat, Bila dilihat 360 derajat, kelihatan orang orang menghadap ke Ka'bah. Hal ini yang dijadikan salah satu dasar para non Islam mengatakan bahwa umat Islam menyembah ka'bah. Apakah pendapat ini benar ? Untuk mengetahui benar atau tidak nya segala sesuatu Hal dalam Islam, maka Hal yang harus dilakukan setiap pengkritik adalah mencari tahu pada kitab suci umat islam, yaitu Al Quran, sebagai dasar Islam.




Ternyata nama " Jakarta" berasal dari Al qur'an!!!



Ka'bah sendiri merupakan arah kiblat umat Islam ketika sholat. Kiblat merupakan arah kaum Muslim menghadap dalam shalat mereka. Perlu dicatat bahwa walaupun kaum Muslim menghadap ka'bah dalam shalat, mereka tidak menyembah ka'bah. Umat Islam hanya menyembah kepada Allah swt. Umat Muslim menghadap ka'bah, dalam hal ini menghadap Masjidil Haram, diperintahkan Allah swt kepada Nabi Muhammad SAW ketika akan melaksanakan sholat. disebutkan didalam al Quran yaitu pada Al Baqarah : 144.
قَدْ نَرَىٰ تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِى ٱلسَّمَآءِ ۖ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَىٰهَا ۚ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ ۚ وَحَيْثُ مَا كُنتُمْ فَوَلُّوا۟ وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُۥ ۗ وَإِنَّ ٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْكِتَٰبَ لَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ ٱلْحَقُّ مِن رَّبِّهِمْ ۗ وَمَا ٱللَّهُ بِغَٰفِلٍ عَمَّا يَعْمَلُونَ ﴿١٤٤﴾

"Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan."
(Q.S.2:144)

Masya Allah, 1400 tahun lalu proses penciptaan manusia sudah diketahui


Dalam Hal ini, Allah swt menghendaki persatuan umat islam ketika melaksanakan shalat. Bisa jadi sebagian orang yang ingin melaksanakan sholat menghadap ke utara, selatan, barat atau ke timur. Oleh karena itu, Allah swt memerintahkan umat islam untuk menghadap ka'bah ketika shalat sehingga kaum muslimin yang berada di timur ka'bah akan menghadap ke arah Barat sedangkan kaum Muslim yang berada di bagian Barat ka'bah akan menghadap ke arah timur. Begitu juga untuk arah yang lain. Hal ini terlihat, ketika kaum Muslim melakukan sholat sewaktu musim haji, kaum Muslim duduk, berdiri dan sujud mengitari menghadap ka'bah.

Bila dilihat dan dipelajari dari bacaan sholat yang dibaca, tidak ada satu kalimat apapun yang menyatakan bahwa muslim menyembah ka'bah. Semua doa dan ayat yang dibaca berisi penghambaan pada Allah swt.

Bukti lain bahwa umat islam tidak menyembah ka'bah adalah pernah ada orang yang berdiri diatas, memijak dan mengumandangkan azan diatas ka'bah  ketika nabi Muhammad SAW masih hidup. Hal ini bisa ditanyakan kepada Mereka yang menuduh Muslim menyembah Ka'bah, penyembah berhala mana yang berdiri diatas berhala sembahannya. Mudah mudahan bisa menjelaskan dan Terima kasih.
Share:

BTemplates.com

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.
  • ()
  • ()
Tampilkan selengkapnya