Banyak orang ketika sudah
menguasai ilmu pengetahuan, kecerdasannya meningkat sering kali melupakan Tuhan
bahkan menjadi ateis. Mereka lupa bahwa seluruh alam semeseta ini memiliki
pencipta, pengatur, . Hal ini dikarenakan mereka menggunakan logika semata. Padahal
untuk mampu memahami bahwa kita ini sebenarnya adalah hamba, kita memerlukan
cara lain selain logika. Kita menyebutnya sebagai iman. Iman adalah percaya.
Salah satu cabang iman didalam islam adalah kita percaya adanya Allah swt.
Allah swt sendiri menyebutkan didalam Al Qur’an bahwa Allah itu ada. Bahkan
keberadaannya teramat dekat seperti yang tertulis sebagai berikut:
1.
Al Baqarah : 186
186.
dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah),
bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa
apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala
perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada
dalam kebenaran.
2.
Al Qaff : 16-18
Dan
Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya, (yaitu) ketika dua orang
Malaikat mencatat amal perbuatannya. Seorang duduk disebelah kanan dan yang
lain duduk disebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkan melainkan ada
di dekatnya Malaikat pengawas yang selalu hadir.
3.
Al-Waqi’ah : 85
Dan
Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu. Tetapi kamu tidak melihat.
4.
Al Hadiid : 4
Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada
Jadi, dari beberapa
kutipan Al Qur’an, kita tahu bahwa Allah swt ada. Hanya saja, kemampuan kita
terbatas sehingga kita tak mampu melihat keberadaan Allah swt.
Tuhan secara kasat mata
tidak terlihat, Tapi kita percaya Tuhan itu ada. Kita
bisa merasakan adanya Tuhan. Bila diibaratkan seperti ini. Kita tidak bisa
melihat udara, baik bentuk dan wujudnya. Namun kita percaya adanya udara. Udara
bisa dirasakan melalui hembusan angin.
Bila kita hanya
mengandalkan logika saja, barangkali permisalan berikut bisa menjadi suatu
pendekatan yang tepat.
Bila ada suatu mesin baru, peralatan baru,
HP baru yg itu bener bener baru dan baru diciptakan, kira kira yg mengetahui
Cara kerjanya siapa?
Pasti jawaban nya adalah pembuat, pencipta,
perancang alat tersebut. Setiap mesin, komputer, alat apapun pasti ada
penciptanya. Tidak mungkin datang sendiri. Pasti ada yg membuatnya. Pasti ada yang merancang, membuat model,
merealisasikan dan mengamati cipataannya tersebut. Ciptaannya tersebut harus
bekerja berdasarkan aturan yang dibuat oleh penciptanya.
Pun demikian. Adanya Bumi, Langit, gunung,
matahari, manusia, tumbuhan, hewan dan makhluk sempurna lainnya menunjukkan
adanya suatu Dzat Yang Maha Sempurna, Maha Pandai, Maha Menguasai. Kita kenal sebagai
Tuhan, Pencipta kita Yang Maha Sempurna. Keberadaan Tuhan bisa dibuktikan
dengan melihat hasil ciptaan Nya. Betapa Sempurna nya proses penciptaan manusia
menunjukkan betapa hebat nya Sang Pencipta kita. Jadi keberadaan Tuhan bisa
dibuktikan dengan mengamati dan melihat ciptaan Nya. Sebagai hamba dan ciptaan Nya, tentu hidup kita
sudah diatur berdasarkan aturan Nya, aturan yang telah ditetapkan oleh Allah
swt. Tugas kita adalah beribadah sebenar benarnya kepada Allah swt
Semoga jawaban ini bisa
membantu menjelaskan. Terima kasih
















